Pakar Sebut Debat Pamungkas Pilpres 2024 Bak Seminar: Warga Harap Saling Serang

Jakarta: Debat terakhir Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 disebut layaknya seminar. Alih-alih memperdebatkan argumentasi yang disampaikan, capres berulang kali hanya menyetujui pernyataan peserta lain pada debat 4 Februari 2024 tersebut.

Pakar komunikasi politik Universitas Padjadjaran Dadang Rahmat Hidayat mengakui ketiga capres menyampaikan visi-misi dengan baik. Sebagian masyarakat juga memiliki impresi yang baik terhadap debat ini karena ketiganya terlihat rukun.  

Namun, tak sedikit warga yang menyaksikan debat dinilai landai dan kurang menarik. Sebab, masyarakat mengharapkan adanya cara penyampaian tertentu dalam debat selain materi yang disampaikan.

“Mungkin masyarakat sudah terpola seolah-olah yg akan menarik itu jika tidak hanya substansinya, tapi juga soal delivery method-nya. Soal jelajah debat sehingga timbul perbedaan yang cukup mencolok, saling serangnya. Itu yang juga diharapkan sebetulnya oleh masyarakat,” jelas Dadang dikutip dari Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Senin, 5 Februari 2024.
 

Dadang menganjurkan masyarakat untuk melihat perjalanan debat secara akumulatif dari yang pertama hingga terakhir. Langkah ini harus diambil untuk menghindari adanya perasaan kecewa terhadap calon tertentu. (Keizya Ham)

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

((SUR))

Sumber www.medcom.id