Kabar Terbaru dari SHU PHE, Siap Genjot Bor Sumur ke Dua di EPN Tambun Field » Berita energi & Minerba Hari Ini




Lombok, NTB, ruangenergi.com- Sub holding upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menargetkan di akhir tahun 2024 akan melakukan pengeboran sumur kedua di Sumur East Pondok Aren (EPN)-001 di wilayah kerja PEP Tambun Fild.

Di sisi lain, PHE juga berharap bisa melakukan penyusunan plan of development tidak lebih dari 3 tahun. Kenapa? Ini agar sumur EPN bisa diproduksikan tanpa terlalu lama menunggu.

“Harapannya kalau kita bisa kejar akhir tahun 2024 akan pengeboran kedua, kemudian langsung Penentuan Status Eksplorasi (PSE). Kami juga berharap penyusunan recana pengembangan (Plan Of Development/PoD) tidak lebih dari tiga tahun sehingga bisa langsung diproduksi,” kata Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng dalam Media Gathering Subholding Upstream PHE, Selasa (06/02/2024), di Lombok, NTB.

Dalam catatan ruangenergi.com, PT Pertamina EP (PEP) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina juga mengumumkan telah menemukan tambahan suber daya hidrokarbon di Jawa Barat, yakni East Akasia Cinta (EAC)-001 di wilayah kerja PEP Jatibarang Field, Kabupaten Indramayu.

Melalui Uji Alir Produksi (Drill Stem Test/DST) sumur EAC-001 diperoleh hasil laju alir minyak sebesar 30 BOPD, gas mencapai 2,08 MMSCFD dan kondensat setara 15,05 BCPD.

Sumur EAC-001 ditajak pada 4 September 2023 dengan objektif utama di Reservoir Batupasir konglomeratik Formasi Jatibarang dan Reservoir batugamping Formasi Upper Cibulakan yang merupakan proven play atau konsep yang menghasilkan hidrokarbon di Lapangan Jatibarang dan Akasia Prima, Sub-Cekungan Jatibarang. Pengeboran ini mencapai kedalaman akhir di 2520 mMD.

Rig dinyatakan release dari Sumur EAC-001 pada tanggal 28 November 2023 dengan total realisasi hari operasi sebanyak 85 hari serta keberhasilan secara operasional ini juga tercermin dengan penerapan Budaya HSSE yang tinggi dengan capaian 155.016 jam kerja selamat.

Untuk diketahui, temuan cadangan ini sebagai bagian penting dari program pemerintah di sektor energi nasional untuk mencapai target produksi gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) dan produksi minyak 1 juta barel per hari pada 2030. Selama periode Januari hingga akhir November 2023, Pertamina EP menyumbang produksi minyak bumi nasional sebesar 69.624 BOPD, dan gas bumi sebesar 838,6 MMSCFD.

 


Sumber www.ruangenergi.com