Basarnas Stop Pencarian Penumpang Kapal Feri yang Terjun di Selat Bali

5 bulan lalu 48
Basarnas Stop Pencarian Penumpang Kapal Feri yang Terjun di Selat Bali (Ist/detik.com)

Denpasar -

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas) Bali menghentikan pencarian penumpang Kapal Feri yang terjun di Selat Bali. Pencarian dihentikan setelah dilakukan selama 7 hari.

"Sudah kemarin kita dihentikan, sampai hari ke-7 lah. Kita sudah cari seminggu tidak ketemu," kata Kepala Basarnas Bali Gede Darmada saat dihubungi detikcom, Kamis (5/8/2021).

Darmada menjelaskan, operasi pencarian dihentikan sampai hari ke-7 sesuai sesuai Peraturan Kepala Badan SAR Nasional Nomor 22 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Operasi SAR.

"Sampai hari ke-7 pencarian kalau tidak ada tanda-tanda atau hasil yang ditemukan ya bisa dihentikan setelah hari ke-7 itu. Ya kan nggak mungkin kita cari terus kalau nggak ketemu. Pertimbangannya survivalnya itu," terangnya.

Menurut Darmada, pencarian selama 7 hari sudah dilakukan semaksimal mungkin, dari area dilaporkan jatuh hingga lanjutan ke daerah selatan dekat dengan wilayah Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan boat bersama dengan Polair dan TNI AL. Selama pencarian Basarnas Bali mengerahkan sebanyak 12 orang personel. Kemudian dibantu oleh Polair sebanyak 6 orang dan TNI AL sebanyak 4 orang.

Pencarian terus-menerus dilakukan selama 7 hari tersebut. Ada sebanyak tiga boat yang digunakan selama 7 hari pencarian.

Selama 7 hari pencarian, tim gabungan telah mencari hingga 300 nautical mile persegi. Pencarian dilakukan baik ke utara maupun ke selatan dari lokasi yang dilaporkan jatuh.

Baca Selengkapnya