Dua Anak yang Ortunya Meninggal Akibat Covid Kini Hidup Sebatang Kara

5 bulan lalu 64
Dua Anak yang Ortunya Meninggal Akibat Covid Kini Hidup Sebatang Kara (Ist/Viral Google News)

Suara.com - Angga Raka Saputra (15) menjadi yatim piatu setelah kedua orangtuanya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Anggat seorang pelajar asal Dukuh Jatimalang, RT 1, RW 13, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Ibu dari Angga, Rini Utami, meninggal pada waktu menjalani isolasi mandiri pada 28 Juni 2021, sekitar pukul 18.00 WIB.  Kemudian disusul suaminya, Suratman Siswo Wiyono, yang meninggal pada 4 Juli 2021, pukul 04.00 WIB.

“Hasil swab PCR kedua orangtua Angga ini positif corona. Sekarang Angga menjadi yatim piatu karena ayah dan ibunya meninggal dalam waktu berdekatan karena corona,” kata Kapolsek Mojolaban Inspektur Polisi Satu Tarto kepada Solopos.com, Kamis (5/8/2021).

Menurut informasi yang disampaikan Tarto, Angga kini hidup sebatang kara di rumahnya.

Untuk biaya hidup sehari-hari sekarang menjadi tanggungan bibinya yang tinggal di Kabupaten Sragen. Selain dari bibi, juga mendapat donasi dari tetangga.

Di Mojolaban, selain Angga, masih ada satu anak lagi bernama Andika Aditya Putra (18) yang menjadi anak yatim piatu karena orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19. 

Andika tinggal di Dukuh Sembung Wetan, RT 1, RW 11, Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban.  Selama ini, Andika tinggal bersama ibunya yang seorang janda bernama Wati Wahyuningsih.

Wati meninggal dunia pada 13 Juli 2021 ketika sedang berjuang melawan virus corona di RSUD dr. Moewardi Solo.

Kondisi Andika sekarang juga memprihatinkan. Dia hidup sendirian. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia mengandalkan uluran tangan dari saudara dan tetangga.

Baca Selengkapnya