Ajak Unfollow Abu Janda, Susi: Salam Sehat Salam Damai

Cuitan Abu Janda yang dianggap rasis terhadap mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai akhirnya berujung pada laporan kepihak kepolisian.

Abu Janda dilaporkan KNPI ke Bareskrim Polri terkait cuitan evolusi yang diduga rasis kepada Natalius Pigai. Laporan tersebut bernomor: LP/B/0052/I/2021/Bareskrim pada Kamis 28 Januari 2021.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti-pun ikut bereaksi dan mengajak netizen ramai-ramai unfollow Abu Janda.

Dalam cuitannya, Jumat (29/1/2021), Susi menyebut cuitan Abu Janda selalu menyinggung hati masyarakat, ia pun mengajak netizen unfollow Abu Janda dan tidak mempedulikan lagi orang itu.

“Saya pikir saatnya dihentikan ocehan2 model seperti ini yg selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya dimasa sulit pandemic, hal2 yg tidak positif dibiarkan. Ayo kita un follow, dan jangan perdulikan lagi orang2 seperti ini. Salam sehat & damai,” tulis Susi.

Permadi Arya alias Abu Janda sendiri dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) dan/atau Pasal 45 A ayat (2) juncto Pasal 25 ayat (2) dan/atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kebencian atau Permusuhan Individu dan/atau Antar Golongan (SARA), Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP.

Sebelumnya, Abu Janda juga telah mengklarifikasi bahwa cuitannya itu bukan rasial. Abu Janda mengaku tidak mempercayai teori Darwin.

Abu Janda kemudian menjelaskan maksud ‘evolusi’ yang ditujukan kepada Natalius Pigai itu. Ia kemudian merujuk pada Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI) bahwa kata-kata ‘evolusi’ yang dia maksud mengandung arti ‘perubahan atau perkembangan’.

“Jadi tidak ada saya berpikir teori Darwin ketika saya mengatakan itu. Evolusi di KBBI itu tidak ada kaitannya sama teori Darwin, di kamus besar itu artinya berkembang. Yang aku maksud itu jadi ‘Kau ini sudah berkembang belum otak kau’ itu maksudnya ‘kau nggak ada otak’, gitu, cuma dikaitkan ke teori Darwin sama si Rocky Gerung itu,” jelas Abu Janda dikutip dari sistus detikcom, Kamis (28/1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *