Sri Mulyani: Terkait Pajak Pulsa, Tidak Ada Perubahan Harga Baru

Kebijakan pemerintah untuk menganakn tarif pajak pada pulsa, kartu perdana,token listrik dan voucher mulai 1 Februari 2021 mendatang menjadi polemik di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati melalui akun Instagramnya menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tidaklah mempengaruhi harga untuk pulsa/kartu perdana, token listrik maupun voucher.

Sri menuliskan “Selama ini PPN dan PPh atas pulsa/kartu perdana, token listrik, dan voucer sudah berjalan. Jadi tidak ada pungutan pajak baru untuk pulsa, token listrik, dan voucer.”

Aturan pajak penghasiilan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6/PMK.03/2021 terdapat pada Bab III Pasal 18.

Menkeu Sri Mulyani menyebutkan, ketentuan tersebut bertujuan untuk menyederhanakan pengenaan PPN dan PPh atas pulsa/kartu perdana, token listrik, dan voucer. Selain itu, untuk memberikan kepastian hukum.

“Jadi tidak benar ada pungutan pajak baru untuk pulsa, kartu perdana, token listrik, dan voucer,” tulis Sri Mulyani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *