Petani Bawang Merah Glowing Gigit Jari, Sebulan Lebih Panenan Ratusan Juta Belum Dibayar

5 bulan lalu 48
Petani Bawang Merah Glowing Gigit Jari, Sebulan Lebih Panenan Ratusan Juta Belum Dibayar (Ist/Viral Google News)

Petani bawang merah di Pedukuhan Nawungan 1, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul - (SuaraJogja.id/HO-Dukuh Nawungan I Jurianto)

SuaraJogja.id - Petani bawang merah glowing (Gedhe Lebih Original berWawasan Lingkungan) di Pedukuhan Nawungan 1, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul menjerit. Belasan ton panenan bawang merah Glowing mereka awal bulan Mei 2021 lalu belum juga dibayar oleh koperasi yang dibawa oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bantul.

Padahal dalam panen raya awal bulan Mei lalu, Dinas Pertanian melakukan seremonial dengan tagline dibayar tunai. Saat itu, pembayaran tunai tersebut diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan petani.

Apesnya nasib petani tersebut viral di tayangan YouTube yang diunggah akun Bondan Jogja SAR DIY dengan judul pembayaran Secara Tunai Ke Petani Bawang Merah Oleh PT. 3M (Mukti Mulyo Mandiri). Video berdurasi 14.50 menit menayangkan seremoni panenan bawang merah dengan pembayaran tunai.

Namun di dalam kolom komentar, muncul banyak keluhan tentang panenan dari petani yang sampai saat ini belum terbayarkan, seperti komentar Riska Riyanti, yang menulis "Pak pak para petani do nangis cma diundur2 teruss...kene xi butuh nggo makan tuku susu anak donge xi nggeh sing pangerten masa pandemi ko ngene."

"Sebagian rung kebayar boss," komentar akun Dhe Tambur.

"Menjaga petani jng sampai kecewa...nyatane kosong...huuu marai kapok...," komentar bos p.

Dukuh Nawungan I Jurianto, ketika dikonfirmasi, mengakui belum terbayarkannya hasil panenan bawang merah Glowing dari petani Nawungan tersebut, padahal sudah panen sebulan lebih. Jurianto sendiri mengaku, setidaknya ada 34 orang petani yang sampai saat ini belum terbayarkan.

"Itu seremoninya bayar tunai, tapi nyatanya apa," papar dia, Kamis (5/8/2021).

Baca Selengkapnya