Menghadirkan Berita Viral dan Trending Topik Terkini

Viral Selebgram Ngamuk Tak Bisa Terbang Karena Persyaratan PPKM

0

Gebby Vesta Selebgram yang gagal berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bali pada Rabu (21/7/2021) mengungkapkan kekesalan da kemarahannya.

Dalam video singkatnya di akun @vestabeaute terlihat Gebby sangat marah dan melampiaskannya kepada petugas bandara saat itu. Gebby mengatakan, dia dipersulit untuk terbang meski sudah memiliki surat tes negatif PCR dan sudah melakukan vaksinasi Covid-19.

“Datang kasi semua persyaratan dan mereka juga bilang aku gk bisa terbang karna gk ada surat pengantar RT RW dan surat dinas (sampai berbuih aku jelasin aku tinggal di bali dan punya usaha di bali),” tulis Gebby dalam keterangan video yang diunggahnya.

“Jadi, kita sekarang mau terbang harus ada surat jalan dari RT/RW setempat dan saya enggak tahu ini info dari mana,” lanjutnya.

Sementara itu Senior Manager of Branch Communication Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi menjelaskan, Gebby tak diizinkan mengudara karena tidak memenuhi persyaratan sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 53 Tahun 2021.

Berdasarkan SE tersebut, penumpang di bawah 18 tahun dibatasi untuk sementara dan hanya dikecualikan bagi:

• Pelaku perjalanan penumpang bersama keperluan aktivitas bekerja di sektor esensial dan kritikal wajib menunjukkan STRP atau surat keterangan lain yang dikeluarkan pemerintah atau surat perintah tugas dari pimpinan instansi setingkat eselon II

• Pelaku perjalanan penumpang bersama keperluan mendesak, yaitu:

a. Pasien bersama kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga,

b. Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang

c. Pengantar jenazah non-Covid-19 bersama jumlah maksimal lima orang

Tiga golongan itu wajib menunjukkan surat keterangan perjalanan, antara lain adalah surat rujukan RS, surat pengantar dari perangkat kawasan setempat, surat keterangan kematian, atau surat keterangan lainnya

Pelaku perjalanan yang dikecualikan itu harus memenuhi ketentuan:

1. Untuk penerbangan antar-bandara di Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

2. Untuk penerbangan dari atau ke bandara selain sebagaimana disebutkan pada nomor 1, wajib menunjukkan surat ketarangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam atau hasil negatif ges antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Tinggalkan Balasan